data-ad-format="auto"

KU PE-LA-CUR KU ?




Oleh: Ismail ( hilang orang)


Ramai rampai bunga-bunga kehidupan
Sinar matahari menyingsing hingap diatas kepalaku
Bunga-bunga berguguran di taman

Melihat diri yang tak suci
Air mata menetes, begitu saja
Tak mampu ku  menahan

Menjadi pelacur bukan cita-cita 
Menanti cinta, itu hanya mimpi
Hanya bisa mencintai setiap nafsu sihidung belang

Malam bagiku,  ladang dihidupku
Pagi bagiku, taman hiburan
Ku temui dunia baru dialam mimpi
Jauh dari gemerlap lampu diskotik

Siang tempat ku merenung dan murung, sebab malam akan datang, hidung belang datang lagi

Hanya bisa pasrah dan tersenyum
Batin pun menagis, meski raga menikmati
Ahh mungkin ini sudah nasib yang digariskan
Biarlah dosa menjadi bagian dari hidupku
mereka tidak tau apa yang kurasa
Biarlah mereka menjadi hakimku






0 wicara:

 

ANDA PENGUNJUNG YANG KE

IKLAN

TRANSLATE