data-ad-format="auto"

Segitiga Bermuda dalam Mobil (Bag. 4)



Syaiful AH
Alumni F.Psikologi Untag Surabaya
April 17, 2011

Seperti 2 Polisi itu kami mencoba mendekat ke arah mobil, dan Polisi segera mendekati pintu mobil utnuk mengeluarkan pemuda frustrasi yang sudah terlanjur masuk dan menutup pintu mobil, dan saat pintu terbuka, ke-2 Polisi itu tersentak dan mundur dan hampir seperti terjengkang ke belakang. Sekilas kabut berwarna putih dan tampak berkilauan sangat indah menyelimuti ruang dalam mobil itu. Pemandangan yang luar biasa sangat indah yang belum pernah kami saksikan bersama hilangnya seorang pemuda yang tanpa bekas. Kabut putih?? Seperti teori Kabut Nebula yang mengawali terciptanya jagat raya sebelum terjadinya dentuman besar dalam Hukum Kepler di buku Fisika yang pernah saya pelajari. Apakah seperti itu?? Kabut yang terdiri dari atom helium dan hydrogen. Dewi yang berdiri mematung di sampingku juga tertegun memandang peristiwa aneh yang sempat dia rekam dalam ponselnya namun tidak tampak hasilnya selain gambar jok mobil yang sudah kosong. Marilah kita pulang, waktu sudah larut malam, dan aku mengantarkan Dewi sampai rumahnya, sekalian aku juga pulang saat waktu sudah mendekati subuh. Usai sarapan dan mengantar anak-anak ke Sekolah aku menceritakan kejadian aneh yang ternyata istriku juga melihatnya di televisi, meski dia tidak percaya, yang seolah-olah kejadian itu hanya rekayasa media, tukang sulap, dan sangat tidak masuk akal. Ini ulah para tukang sulap yang hebat setingkat David Koperpil, katanya. Memang benar, siang ini aku kembali ke Warung mbah Walid untuk melihat perkembangan selanjutnya, dan ternyata di sana sudah ada para pesulap, dan paranormal ternama yang mencoba memeccahkan teka-teki ini. Ini kesempatan langka yang dapat dimanfaatkan oleh sebagian orang untuk berfoto bersama para pesulap terkenal, paranormal, dan bebeapa artis ibu kota yang penasaran dan bahkan ingin membeli mobil Sport yang penawarannya sudah mencapai 30 kali lipat meski Inka tidak mau menjualnya. Mobil lorong waktu itu juga menjadi berkah bagi sebagian mahasiswa kos-kosan yang memanfaatkan jalan yang sudah di tutup Polisi sebagai lahan parkiran, terutama Warung Mbah Walid yang menjadi semakin ramai. Mbah Walid mendirikan satu tenda di samping warungnya, persis di sebelah gudang besi tua dengan menyiapkan papan ukuran 3x4 meter sebagai tempat duduk lesehan dengan sangat cepat. Pengunjung semakin membludak dan bisa duduk sambil mengarahkan pandangannya ke mobil yang semakin seram. Hita dan Rista semakin genit dan sibuk melayani para pembeli yang penasaran, sekali waktu melayani mereka berbicara dan menceritakan kejadian aneh tentang mobil sport yang masih tetap berada di tempatnya. Petugas dari Lapan, dan pakar Fisika dari beberapa Perguruan Tinggi juga berdatangan, termasuk pemuka agama dari berbagai agama yang ingin menyaksikan langsung keganjilan ini. Inka si pemilik mobil dengan teman-temannya yang masih murung dan ketakutan mendadak menjadi artis yang terus di wawancarai oleh reporter dari berbagai media, juga sebagian orang yang ingin berpoto dengannya di samping mobil maut, yang tidak kalahnya dengan beberapa pesulap dan paranormal terkemuka yang berfoto di dekat mobil, dan bahkan masuk dalam mobil dengan jendela terbuka dan pintu yang tidak berani menutupnya. Sehari telah lewat, dan hari ini tidak ada korban manusia hilang lagi, namun teka-teki hilangnya barang-barang dan manusia di dalam mobil terus membayangi pikiranku. Apalagi sebagian besar orang yang mengunjungi tempat itu, terutama orang-orang terpandang yang ingin membuktikan keajaiban mobil sport Inka berkali-kali memasukkan beberapa barang, mulai dari nasi bungkus, jam tangan, HP, uang dan beberapa barang hanya untuk membuktikan apakah barang-barang itu akan hilang. Benar, semuanya yang masuk dalam mobil dan menutup pintu serta jendelanya di serap dan lenyap, oleh kekuatan yang dahsyat yang entah kekuatan apa yang ada dalam mobil itu. Bersambung…..

0 wicara:

 

ANDA PENGUNJUNG YANG KE

IKLAN

TRANSLATE