Oleh Nanik Zuroidah
FISIP Untag Surabaya
Ku
Lupa,
FISIP Untag Surabaya
Ku
Lupa,
Lupa bagaimana cara menangis
Meski kerikil yang terbakar kau lempar hingga ter dampar
Meski kau ludahi dengan bengis
Bibir manis masih tersenyum meringis
Cambuk dan rajam saja bila kau mau
Istana ku akan tetap menjaga ku meski dengan bau busuk ku
Karena ku tak pernah menafsu akan jasad mu
Dan Menafikan malam-malam mu
Singkirkan rombeng sutra itu
Tak sudi melirik meski hanya semu
Buang dan bakar hingga menjadi abu
Agar tak lagi kaum hawa berlabu

https://orcid.org/0000-0003-2892-5411
0 wicara:
Posting Komentar