data-ad-format="auto"

Senandung Rindhuku

Olah: Ismail












"*****"
Senandung rindhu ini milikmu. 
masih ingatkah engkau dengan nyayian ini?
Iya lagu ini yang dulu kau sendandungkan dalam perjalanan sepulang sekolah smp dulu. 
Lagu ini yang menemani perjalanan kita, kala itu ku kayuh sepadah tua ku dan kau duduk dibelakang sabil bersenadung.
Kau basuh setiap keringat yang keluar dari wajahku, kau hangatkan tubuhku kala rinai hujan menguyurku.
Burung-burung berterbangan dan saling berasiyul mengiri lagu yang kau nyayikan.
Masih ingatakah kau masa-masa itu?
Kini kau berjuang meraih gelar sarjana-mu dikota pendidikan.
Disini ku merindhu-mu
Setiap bait lirik yang terdengar, membawaku pada ruang-ruang nostalgia.
Hanya mampu mengigatmu dibatas ruang yang memisahkan kita.
Sepucuk do'a pun tak mampu ku ucap, tak terasa mata ini berlinang air mata.

#huuh senandung ini merobek batinku dan mencabik-cabik budhiku.
Masih dalam suasana "Melankolis ".

7 wicara:

Ragil Ajeng Pratiwi mengatakan...

Rindu lagi

www.pusat-grosir-surabaya.blogspot.com mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Cafepena mengatakan...

HahhaHha...
kehabisan stok kata"... hanya tersisa kata rindhu saja...
Jangan bangunkan sya dari tidurku..
bangunkan sya kala negara ini sudah dikehancurannya...

www.pusat-grosir-surabaya.blogspot.com mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Cafepena mengatakan...

Ahhh masa bodoh dengan negara...
jangan sebut lagi negara...
Negara bukan duniaku..
Duniaku ada dalam mimpi...
negaraku ada di imajiku...
ku nikmati kematian negara ku dengan sinis

www.pusat-grosir-surabaya.blogspot.com mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Cafepena mengatakan...

Babah lah...

 

ANDA PENGUNJUNG YANG KE

IKLAN

TRANSLATE