data-ad-format="auto"

MUSIM DINGIN DAN RUMAH TUA



Oleh Achluddin Ibnu Rochim
FISIP Untag Surabaya


Musim dingin datang lagi menyapa
Menjenguk rumah lapuk menua
Di tepi jalan menuju horison sana
Berbatas tepi cakrawala.

Anginnya mengelus ilalang sabana
Udaranya menggantung suasana
Muram mendung yang diteduh lara
Putih kabut melukis kanfas hampa.

Gema lagu belum lagi sirna
September tiba, menawarkan luka
Di kedalaman sepi cerita,
Di keheningan senyap asa.

Pada musim dingin, pada rumah lapuk menua
Semesta cinta mengulang bertutur kisah lama.

0 wicara:

 

ANDA PENGUNJUNG YANG KE

IKLAN

TRANSLATE