data-ad-format="auto"

SURAT TERBUKA UNTUK DESYA



Achluddin Ibnu Rochim
FISIP Untag Surabaya
30 Juli 2010


Dengan Hormat,
Desya,
jangan keburu nafsu my comrade... 
Kita harus sadari dengan jujur bahwa otak dan kesadaran kita ini hanyalah hasil dari photocopy berbagai ajaran, nilai, konsep, dan serapan-serapan dari berbagai macam autoritas tertentu.
Ini ditambah dengan pengamatan dan juga pengalaman pribadi.
Kesemuanya tersebut berproses secara dialektik, sehingga mensynthesis menjadi "KITA" sekarang ini.
Oleh karenanya, saya harap, kita tidak menegasikan para pemikir pendahulu, apapun bentuk pemikirannya itu.
Sebab dengan merekalah kita dapat memperkaya khasanah kesadaran ide kita.
Communisme tak akan lahir jika tidak ada Capitalisme, sebab Communisme hanyalah respon dari adanya Capitalisme yang terlebih dahulu ada.
Semua arus besar pemikiran memiliki kontribusi dalam perjalanan manusia untuk mencapai puncak jaman keemasan gagasan universalisme nya!!
Jadi kita harus bersyukur pada alam yang begitu kaya dalam memberi pelajaran sehingga kita dapat mengenal Pencipta alam melalui ciptaanya!
Trimakasih atas perhatiannya.

0 wicara:

 

ANDA PENGUNJUNG YANG KE

IKLAN

TRANSLATE