Kevin Zefanya Setlight
FISIP Untag Surabaya
Ibu Tiada lelah kau berikan waktu
Setia bagikan kasihmu
Tuangkan perhatianmu
Untuk buah hatimu
Hadirmu
Kurasakan rumah bak surga
Rasa sayangmu
Begitu deras laksana sungai
Yang terus mengalir
Bermuara di hari-hariku
Tanpamu
Ku terhilang tak tentu arah
Bagai melangkah di lembah kelam
Bagai tenggelam di lautan dalam
Genggam jemarimu kubutuh
Di saat ku tengah rapuh
Di kala ku tak mampu berdiri tegak
Di waktu ku menangis terisak
Ibu
Kan senantiasa ku cintaimu
Kan selalu terkenang jasamu
Ku pun berharap
Cucumu kan seberuntung aku
Memiliki ibu yang penuh kasih sepertimu
Ah, takkan usai rasa syukurku pada Sang Pencipta
Yang telah hadirkan pahlawan sepertimu di sisi
Takkan terganti semua yang kau beri
Demi jadikanku yang terhebat dalam hidupmu
Terucap terima kasihku, bu
Tuk cinta tak berbalas itu
Nan terpatri di sanubari
Tuk kasih tak terbatas itu
Nan terukir di relung hati
Peluk kecup,
Kebanggaanmu
"Untuk Pahlawan Yang Disebut Ibu"
FISIP Untag Surabaya
Ibu Tiada lelah kau berikan waktu
Setia bagikan kasihmu
Tuangkan perhatianmu
Untuk buah hatimu
Hadirmu
Kurasakan rumah bak surga
Rasa sayangmu
Begitu deras laksana sungai
Yang terus mengalir
Bermuara di hari-hariku
Tanpamu
Ku terhilang tak tentu arah
Bagai melangkah di lembah kelam
Bagai tenggelam di lautan dalam
Genggam jemarimu kubutuh
Di saat ku tengah rapuh
Di kala ku tak mampu berdiri tegak
Di waktu ku menangis terisak
Ibu
Kan senantiasa ku cintaimu
Kan selalu terkenang jasamu
Ku pun berharap
Cucumu kan seberuntung aku
Memiliki ibu yang penuh kasih sepertimu
Ah, takkan usai rasa syukurku pada Sang Pencipta
Yang telah hadirkan pahlawan sepertimu di sisi
Takkan terganti semua yang kau beri
Demi jadikanku yang terhebat dalam hidupmu
Terucap terima kasihku, bu
Tuk cinta tak berbalas itu
Nan terpatri di sanubari
Tuk kasih tak terbatas itu
Nan terukir di relung hati
Peluk kecup,
Kebanggaanmu
"Untuk Pahlawan Yang Disebut Ibu"

https://orcid.org/0000-0003-2892-5411
0 wicara:
Posting Komentar