Rinai hujan membasahi tubuhku
Suaramu mengelegar mengetarkan ragaku.
Gelapnya dunia menyelimuti hamba
Maafkan daku yang lupa nama-Mu
Maafkan rindhuku tak mengingat-Mu
Ku tersungkur dalam permainan dunia
Ku tertahan dalam kehampa an
Ku lengah atas karunia-Mu
Rinai hujan
Gemuruh petir
Hempasan angin
Menamparku
Maaf ku tak pernah bisa membayar karunia-Mu
Kini daku terdampar dalam kegelapan
Terangi aku
Cahaya-Mu abadi
Hujan sampaikan pada-Nya
Ku rindhu -nya.
Oleh Hasan Ismail
Rinai hujan membasahi tubuhku
Suaramu mengelegar mengetarkan ragaku.
Gelapnya dunia menyelimuti hamba
Maafkan daku yang lupa nama-Mu
Maafkan rindhuku tak mengingat-Mu
Ku tersungkur dalam permainan dunia
Ku tertahan dalam kehampa an
Ku lengah atas karunia-Mu
Rinai hujan
Gemuruh petir
Hempasan angin
Menamparku
Maaf ku tak pernah bisa membayar karunia-Mu
Kini daku terdampar dalam kegelapan
Terangi aku
Cahaya-Mu abadi
Hujan sampaikan pada-Nya
Ku rindhu -nya.
Rinai hujan membasahi tubuhku
Suaramu mengelegar mengetarkan ragaku.
Gelapnya dunia menyelimuti hamba
Maafkan daku yang lupa nama-Mu
Maafkan rindhuku tak mengingat-Mu
Ku tersungkur dalam permainan dunia
Ku tertahan dalam kehampa an
Ku lengah atas karunia-Mu
Rinai hujan
Gemuruh petir
Hempasan angin
Menamparku
Maaf ku tak pernah bisa membayar karunia-Mu
Kini daku terdampar dalam kegelapan
Terangi aku
Cahaya-Mu abadi
Hujan sampaikan pada-Nya
Ku rindhu -nya.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

https://orcid.org/0000-0003-2892-5411
2 wicara:
Mantap....
Posting Komentar