data-ad-format="auto"

MISTERI di PULAU KAPUK

Oleh Hasan Ismail


Cahayanya nampak samar. Rembulan yang terbalut awan, malam pun tak begitu terang.
Terdengar samar suara motor di ujung jalan nampak sepi, mata pun enggan menutup. Pikiran melayang entah kemana.

Nampak bayang-bayang semu yang menghantui alam pikir. Entah apa yang terjadi pada malam ini. Ahh, serasa tubuh ingin memberontak dan berteriak untuk meluapkan amarahnya.
Hmmm... aku menarik nafas dalam-dalam dan ku hentakan seluruh lelah ini bersama angin.

Pikiran ini terus berputar-putar dengan segala kegelisahan. Ribuan tanya saling hantam sana dan hantam sini. Layaknya atom-atom yang saling berkecamuk dalam semesta.
Awal, akhir dan keabadian pun menjadi pertanyaan. Mungkin terlihat konyol, namun, bayang-bayang pertanyaan ini terus menghantui.
Takdir, kebebasan dan keadilan pun berkecamuk dalam pikiran.

Waktu pun terus berlalu tak henti. Aku buka lembaran-lembaran risalah usang. Mata pun terfokus pada setiap bait-bait risalah. Apa daya pikiran melayang-layang dalam pertanyaan .
Material, in-material, empiris dan rasional pun mengeroyok alam pikirku.
Keseimbangan, spiritualitas, individualis, komunis, nasionalis, dogma, sains, dan moralitas, terus menghantui pikiran.
Pertanyaan-pertanyaan ini semakin membuat pikiranku melayang, layaknya ruh yang tak mampu kembali kepada sang raga. Serasa seperti hidup di alam mimpi.

Mataku masih terperangah di depan risalah usang ini. Jemari ini bergertar tak mampu menahan rasa lelah. Pulau kapuk seakan memanggilku.
Terbaringlah tubuh lelahku di pulau kapuk. Hmm, mata enggan terpejam dan pikiran ini masih melayang-layang di alam tanya.
Suara rintikan hujan mulai turun. Hempasan angin menjebol jendela kamar dan menghantam dinding-dingin ragaku. Dingin pun tak mampu ku hindari. Hanya dapat ku rasakan-tanpa ku lihat wujudnya.

Apakah ini yang di sebut takdir?
Apakah udara dingin ini yang disebut empiris?
Apakah semua ini nyata atau mimpi?

hmmm,, pertanyaan -pertanyaan ini mengawang di langit kamarku.
Menjadi MISTERI di pulau kapuk



ah, misteri lagi

1 wicara:

www.pusat-grosir-surabaya.blogspot.com mengatakan...

Ini ceritanya kamu mimpi menjadi tukang perpus ya wkwkwkwkwkwkkkkk

 

ANDA PENGUNJUNG YANG KE

IKLAN

TRANSLATE