data-ad-format="auto"

Berkomunal Untuk Bermasturbasi

Oleh: Arah Kiri



Di penghujung tahun, penikmat musik kacungan membuat review soal the best album of the year, pelaku seni visual membuat grafik the best picture berdasar banyaknya jumlah like (dibaca : apresiasi), tragedi ironi kemanusiaan terus saja terjadi dan sekarang ini memasuki tahun baru 2016 selamat datang di era pasar bebas.Pengagung kebebasan bersorak-sorai, korporat dan komprador siap mengekspansi, bersiaplah kaum kebanyakan seperti saya ini.!

Kesiapan yang saya lakukan masi terlalu dini jika dilihat sudah berlakunya era kebebasan ini. bukan lagi berjibaku melawan sesama anak ibu pertiwi, tapi se-ASEAN juga turut serta untuk diwaspadai. Belum lagi jika dilihat lebih luas, maka pasar bebas hanyalah seujung upil dari masalah yang harus diberangus. Tapi betapa tidak seksinya jika hanya menyesali keterlambatan, aksiologi sudah saatnya dilakukan.

Membaca dan memahami banyak grand teori juga sudah termasuk aksiologi walaupun masi langkah awal, akulturasi dan integrasi ke dalam diri adalah langkah selanjutnya. Tentu saja tidak mudah untuk mencapai titik integrasi tersebut, terlalu banyak rabaan yang diperlukan. Tak cukup dengan indrawi, akal dan kesadaran sudah jelas diperlukan.Sementara membangun kesadaran itupun sudah langkah yang sangat hebat sekaligus sulit

Percepatan kesadaraan sudah sangat urgent, tak mampu jika hanya dilakukan satu orang saja. Saya butuh teman untuk masturbasi dengan semua tentang ini. Dan kemudian belajar model diskusi (dibaca : forum sawo) adalah jawaban.

Konsepnya tidak ada dominasi, sesuai dengan prinsip era post modern siapapun bisa jadi sumber.  Dengan tujuan memperkaya sudut pandang sehingga klimaksnya timbul satu pandangan baru soal yang dipersoalkan. Sehingga dengan itu berharap timbul kesadaran-kesadaran baru.

13 wicara:

Cafepena mengatakan...

Waduh jeruu bozs....
#senggol nock

www.pusat-grosir-surabaya.blogspot.com mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Cafepena mengatakan...

Hahahaa...
Ko bengi balik sby...

www.pusat-grosir-surabaya.blogspot.com mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Unknown mengatakan...

Pak...aku gak diajak ngopi?
hahaha

Ragil Ajeng Pratiwi mengatakan...

Satu kata "keren"

Ragil Ajeng Pratiwi mengatakan...

Satu kata "keren"

Unknown mengatakan...

Kata itu absurd jeng...

Stefanus Arie mengatakan...

Waduuh judulnya kok agak nganu ya... Masturbasi sewajarnya sendiri kok tak komunal

www.pusat-grosir-surabaya.blogspot.com mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Cafepena mengatakan...

Wkwkkwkwkwkwk... ok"

Unknown mengatakan...

Itulah nganunya saya

www.pusat-grosir-surabaya.blogspot.com mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
 

ANDA PENGUNJUNG YANG KE

IKLAN

TRANSLATE